18 Maret 2016

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

[Iklan Sponsor oleh Google]
luka_bakar
Apa yang harus dilakukan ketika terkena luka bakar? Dalam melakukan aktifitas sehari-hari, terkadang  tanpa disengaja kita mengalami kecelakaan yang membuat luka bakar pada kulit
kita. Terutama bagi seorang (ibu rumah tangga misalnya) yang memang sering beraktifitas di ruangan dapur. Seperti yang kita tahu di dapur pasti tidaklah jauh dari api kompor, minyak panas, dan air mendidih karena itu semua memang bagian-bagian yang tidak bisa di hindari dalam kegiatan memasak.

Selain karena berbagai aktifitas yang dilakukan di dalam dapur, diluar ruangan juga terkadang terjadi kecelakaan yang dapat mengakibatkan luka bakar. Salah satu diantaranya adalah karena bagian kulit kita, di tangan, di kaki atau dibagian yang lainya tersenggol dan menempel pada knalpot sepeda motor yang sedang dalam kondisi panas setelah di gunakan.

Berikut ini adalah beberapa tips kesehatan yang bisa anda praktekan sebagai pertolongan pertama saat terjadi luka bakar ringan.

- pertama, biarkan air mengalir ke bagian yang terluka selama 7 hingga 10 menit. Tapi ingat, tidak boleh menggunakan air es! tapi air dingin normal biasa. Cara ini dimaksudkan supaya kondisi panas tidak terus masuk dan menjalar ke bagian jaringan kulit yang lebih dalam lagi seperti epidermis dan dermis.

- Langkah pengobatan selanjutnya adalah olesi luka dengan salep khusus untuk kulit yang terkena luka bakar.

- Hindari luka dari paparan sinar matahari langsung.

- Jika terjadi semacam pelepuhan pada luka, nampak seperti muncul gelembung-gelembung yang berisi air jangan di pencet atau dipecahkan karena itu bisa mengakibatkan terjadinya infeksi.

Baca juga:
cara mengobati luka agar tidak infeksi.
minyak zaitun agar luka cepat kering.
mitos pantangan makanan disaat luka.

Dan satu hal yang salah namun biasa dan kerap dilakukan oleh kebanyakan orang termasuk saya dulu pada penanganan pertama untuk luka bakar, yaitu mengolesinya dengan pasta gigi atau odol. Padahal menurut informasi yang saya dapatkan dari para dokter spesialis kulit, cara itu seharusnya tidak dilakukan. 

Karena pada pasta gigi mengandung beberapa zat dan bahan yang malah berpotensi mengakibatkan infeksi dan memperparah luka. Selain itu juga dapat menutupi cairan-cairan yang keluar dari permukaan kulit sehingga hal tersebut akan menghambat proses penyembuhannya.

.


Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika komentar anda belum juga saya tampilkan, kemungkinan karena hal-hal sebagai berikut:

- Pertanyaan yang anda ajukan sudah pernah di tanyakan oleh penanya yang lain dan sudah saya tampilkan.

- Pertanyaan yang anda ajukan tidak ada relevansinya sama sekali dengan topik artikel yang sudah saya tulis diatas.

NB: Komentar SPAM akan langsung saya hapus untuk selamanya.

.
.