25 Maret 2016

Benarkah Monosodium Glutamat Berbahaya?

[Iklan Sponsor oleh Google]
bahaya_micin
Tahukah anda apakah sebenarnya monosodium glutamat mengandung bahaya? MSG atau mononatrium glutamat adalah suatu molekul sodium yang dikombinasikan dengan asam glutamat. Dan molekul sodium ini biasa digunakan untuk menstabilkan
molekul glutamat, sementara asam glutamat berfungsi sebagai penyedap rasa. Di Indonesia sendiri, masyarakat menyebutnya dengan berbagai nama. Diantaranya adalah MSG, pecin, mecin, vetsin dan micin.

Baca juga:
Dipasaran juga, sudah sejak lama sudah beredar beberapa merk dari penyedap rasa tersebut. Karena fakta yang terjadi dilapangan adalah hampir dari  semua pedagang masakan, mereka menggunakan msg untuk melezatkan setiap masakannya. Dan hingga saat ini juga MSG masih dipercaya sebagai salah satu bahan yang mampu membuat cita rasa masakan menjadi lebih lezat.

Meskipun sejak dulu juga sudah banyak pakar dan ilmuwan yang meneliti tentang efek samping dan bahaya dari bahan tersebut terhadap tikus, namun hasil tersebut tidak pernah dianggap sama dampaknya pada tubuh manusia. Dan tetap saja menurut BPOM Republik Indonesia dan bahkan Bada Kesehatan Dunia (WHO) sekalipun masih memperbolehkan pengkonsumsian MSG sebagai penyedap makanan selama tetap memperhatikan takaran penambahan yang disarankan.

Kebanyakan dari hasil percobaan penelitian terhadap bahan tersebut, hal yang paling menonjol adalah akan mengakibatkan gangguan serta kerusakan pada kinerja sistem  dan sel-sel otak kita.  Hal itu disebabkan karena kandungan zat yang ada didalam Monosodium Glutamate (MSG), yang merupakan salah satu jenis senyawa sintetis yang cara kerjanya menghalangi dan mencegah sistem respons otak sehingga otak kita akan menerima efek rangsangan rasa lezat ketika kita sedang memakan makanan yang mengandung MSG tersebut. Atau dengan kata lain otak akan percaya dengan rangsangan rasa lezat yang ditimbulkan oleh senyawa MSG, ketika sedang menyantap makanan yang mengandung bahan tersebut.

Selain itu juga, MSG juga merupakan zat adiktif yang akan memberikan efek ketagihan (candu) pada siapa saja yang pernah mencicipinya. Beberapa efek reaksi negatif yang mungkin bisa diakibatkan karena zat tersebut antara lain:

  • Tubuh akan merasa lelah dan lemas.
  • Kulit bisa berubah menjadi agak kemerah-merahan.
  • Merasakan seperti adanya suatu tekanan atau rasa kencang pada kulit wajah.
  • Berasa seperti mati rasa, kesemutan atau merasakan sesuatu yang panas dan kering seperti dibagian lidah, mulut, dan tenggorokan.
  • Bisa juga berdampak pada cepatnya detak jantung dari biasanya.
  • Dada terasa nyeri.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Merasakan mual di perut dan terkadang hingga berasa ingin muntah. 

Jika anda merasakan hal-hal seperti diatas terjadi, sebaiknya mulai sekarang anda menghindarkan diri dari mengkonsumsi MSG, atau paling tidak membatasi pemakaian perharinya. Untuk orang yang sehari-harinya makan masakan hasil sendiri mungkin itu mudah, namun bagi orang yang setiap harinya selalu makan diluar tentu akan mengalami kesulitan. Apalagi bagi yang suka sekali dengan makanan-makanan cepat saji atau fast food.

.


Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika komentar anda belum juga saya tampilkan, kemungkinan karena hal-hal sebagai berikut:

- Pertanyaan yang anda ajukan sudah pernah di tanyakan oleh penanya yang lain dan sudah saya tampilkan.

- Pertanyaan yang anda ajukan tidak ada relevansinya sama sekali dengan topik artikel yang sudah saya tulis diatas.

NB: Komentar SPAM akan langsung saya hapus untuk selamanya.

.
.