2 Maret 2016

Ayam Serama Atau Kate Yang Terkecil Di Dunia?

[Iklan Sponsor oleh Google]
kate_serama
Setelah sebelumnya saya menulis Lomba Makan Ayam KFC, kini saya jadi tertarik lagi untuk menulis artikel tentang ayam lagi. Namun kali ini saya akan menulis sedikit tentang ayam dengan ukuran terkecil di dunia. Ayam apakah itu..? jawabannya adalah
ayam serama. Dulu ketika saya kecil saya mengira bahwa ayam jenis kate adalah ras ayam yang mempunyai bentuk tubuh terkecil akan tetapi anggapan sekarang telah terbantahkan oleh ayam serama.

Jika itu yang paling kecil, maka berapakah ukurannya..? untuk ukuran badan dari ayam mungil dan kerdil ini hanya sekitar sebesar kepala tangan orang dewasa. Dan bobot atau berat badannyapun tak lebih dari setengah kilo gram saja. Hehehe benar-benar ukuran ayam yang sangat kecil. Dengan ukuran segitu maka bisa kita bayangkan sendiri kira-kira berapa besar telur yang di hasilkan dari ayam betina tersebut. Namun, ketika ayam tersebut bergaya geol kanan geol kiri akan nampak sangat lucu. Apalagi ketika ia menggepakkan sayapnya yang tidak lebar itu.

Lantas, dari manakah sebenarnya ayam serama ini..? Ayam ini berasal dari negeri seberang kita Indonesia, yaitu Malaysia pada sekitar tahun 70'an yang menyilangkan antara ayam kapan kaki panjang dengan ras ayam modern game bantam. Dan orang yang melakukan penyilangan ini bernama Wee Yean Een.

ayam_indah
Kenapa Wee Yean Een memilih ayam-ayam tersebut karena menurutnya ayam kapan memiliki sayap yang indah menjuntai dan lurus ke bawah. Dan jenis Modern Game Bantam memiliki bentuk badan yang lebih tegap jika dibandingkan dengan jenis yang lainya. Selain itu leher pada jenis ini juga cukup panjang dan nampak seperti tertarik ke belakang menyerupai huruf S. Dan pada tahun 1973 Iapun menyilangkan keturunan pertamanya hasil perkawinan antar ayam kapan dan Modern Game Bantam dengan jenis ayam sutera (Silkie Bantams) yang melahirkan ayam sutera berpostur badan kecil.

Karena ia belum puas dengan hasil dari persilangan itu, maka iapun menjodohkan keturunan ke dua tersebut dengan ras ayam kate namun kali ini yang berasal dari jepang. Karena ayam tersebut mempunyai warna bulu yang sangat indah dan juga bentuk ekor yang berdiri tegak. Dan akhirnya pada tahun 1988 akhirnya berhasil mengawinkan ayam dengan bobot kurang dari 500 gr.

Lalu ia memberi nama “Serama” kepada ayam yang mempunyai ukuran badan mini itu. Julukan tersebut ia berikan lantaran ayam hasil kreasi penyilangannya itu memiliki gaya dan penampilan gagah layaknya Sri Rama tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana. Lidah Wee Yean Een menyebut Sri Rama berubah menjadi berlafal Serama.

Dan pada tahun 1990 melalui kontes pertama yang diselenggarakan di Perlis ayam tersebut mulai di perkenalkan ke umum. Dalam perlombaan itu Wee Yean Een tampil sebagai salah satu juri. Selain di Malaysia kontes ayam serama juga banyak digelar di Thailand. Dan di negeri kita sendiri, Indonesia Serama mulai dipertandingkan pada tahun 2004 di Ancol, Jakarta Utara. Penggemar ayam serama berkumpul dalam sebuah wadah bernama Persatuan Pelestari Ayam Serama Indonesia (P2ASI). Jangan lupa anda baca juga: buah terbesar di dunia.

Sumber referensi: Sriwijaya Serama Farm.

.


Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika komentar anda belum juga saya tampilkan, kemungkinan karena hal-hal sebagai berikut:

- Pertanyaan yang anda ajukan sudah pernah di tanyakan oleh penanya yang lain dan sudah saya tampilkan.

- Pertanyaan yang anda ajukan tidak ada relevansinya sama sekali dengan topik artikel yang sudah saya tulis diatas.

NB: Komentar SPAM akan langsung saya hapus untuk selamanya.

.
.